Minggu, 12 Juni 2016

NAMA                          :  FEBRIANA DAUL
    KELAS/SEMESTER        :  A/II
   NO.REGIS                          : 13115007

Perkembangan adalah suatu proses perubahan dalam diri individu yang bersifat kualitatif untuk fungsi psikologis yang berlangsung secara kontinu ke arah yang lebih baik-progresif atau yang biasa disebut kematangan.
v Perkembangan pada anak-anak merupakan proses perubahan yang terdiri dari tiga tahap yaitu:
ü Tahap perkembangan    I=0-7 tahun
ü Tahap perkembangan    II=7-14 tahun
ü Tahap perkembangan    III=14-21 tahun
Perkembangan dipengaruhi oleh dua faktor yaitu kreatifitas dan intelensia.
v Perkembangan pada remaja memiliki ciri khas sebagai berikut:
·       Mengalami perubahan fisik (pertumbuhan)
·       Menunjukan kemandirian
·       Mengarahkan perhatian pada teman sebaya dan berangsur melepaskan diri dari keterikatan keluarga
v Faktor Internal
·       Faktor keturunan
Misalnya pada anak yang cacat sejak lahir,hal ini menyebabkan ia tidak memiliki sepenuhnya.
v Faktor eksternal
Misalnya tidak ada remaja tentang kebenaran,tidak ada tujuan hidup,yang pasti bahwa remaja menjerumuskan diri pada pergaulan bebas.
C.Proses perkembangan pada dewasa


1. Perkembangan Dewasa Dini ( 18 tahun - 40 tahun )

a. Penyesuaian terhadap perubahan fisik
  • Pada periode dewasa awal, penampilan dan kesehatan fisik mencapai puncaknya dan periode yang sama penurun penampilan, kekuatan dan kesehatan fisik pun mulai menurun. penampilan, kekuatan dan kesehatan fisik dicapai pada periode permulaan dewasa awal dan menurun pada akhir dewasa awal. dan puncak efisiensi fisik biasanya dicapai pada usia pertengahan duapuluhan dan sesudah mana menjadi penurunan lambat laun hingga awal usia 40-an.
b. Perubahan Kognitif
  • Kekhasan tingkah laku kognitif, orang dewasa yang matang perkembangan kognitifnya lebih sistematis dalam memecahkan masalah. Orang dewasa awal mulai berpikir yang lebih liberal dan bijaksana dalam mengambil keputusan tentang cara   pemecahan masalah, sehingga peningkatan toleransi terhadap hal – hal yang tidak diinginkan.
c. Penyesuaian peran seksual
  • Penyesuaian pada peran seks pada masa dewasa dini benar – benar sulit. anak laki – laki dan perempuan telah menyadari pembagian peran seks yang direstui masyarakat, tetapi belum tentu mereka mau menerimanya sepenuhnya. banyak gadis remaja ingin berperan sebagai seorang ibu dan isteri yang baik kalau mereka dewasa nanti. tetapi setelah dewasa mereka tidak mau menjadi isteri ataupun ibu sesuai pengertian tradisional yaitu alasan mereka ingin menghindari peranan wanita tradisional yang telah dijelaskan oleh Arnott dan Bengslon.
d. Penyesuaian perubahan minat
  • Remaja umumnya mempertahankan minat – minat mereka sewaktu beralih kemasa dewasa tetapi minat pada masa dewasa kemudian akan berubah juga. ini disebabkan karena beberapa minat yang dipertahankan dalam kehidupan dewasa tidak sesuai dengan peran sebagai orang dewasa, sedangkan yang lain tidak lagi memberikan kepuasan seperti semula. perubahan minat biasanya terjadi amay cepat pada masa remaja seperti perubahan – perubahan fisik dan psikologis.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar