NAMA : FEBRIANA DAUL
KELAS/SEMESTER : A/II
NO.REGIS :
13115007
Perkembangan adalah suatu proses perubahan dalam diri
individu yang bersifat kualitatif untuk fungsi psikologis yang berlangsung
secara kontinu ke arah yang lebih baik-progresif atau yang biasa disebut
kematangan.
v Perkembangan pada anak-anak
merupakan proses perubahan yang terdiri dari tiga tahap yaitu:
ü Tahap perkembangan I=0-7 tahun
ü Tahap perkembangan II=7-14 tahun
ü Tahap perkembangan III=14-21 tahun
Perkembangan
dipengaruhi oleh dua faktor yaitu kreatifitas dan intelensia.
v Perkembangan pada remaja
memiliki ciri khas sebagai berikut:
· Mengalami perubahan fisik
(pertumbuhan)
· Menunjukan kemandirian
· Mengarahkan perhatian pada
teman sebaya dan berangsur melepaskan diri dari keterikatan keluarga
v Faktor Internal
· Faktor keturunan
Misalnya pada
anak yang cacat sejak lahir,hal ini menyebabkan ia tidak memiliki sepenuhnya.
v Faktor eksternal
Misalnya tidak
ada remaja tentang kebenaran,tidak ada tujuan hidup,yang pasti bahwa remaja
menjerumuskan diri pada pergaulan bebas.
C.Proses
perkembangan pada dewasa
1. Perkembangan Dewasa Dini ( 18 tahun - 40 tahun )
a. Penyesuaian terhadap perubahan fisik
- Pada periode dewasa awal, penampilan dan
kesehatan fisik mencapai puncaknya dan periode yang sama penurun
penampilan, kekuatan dan kesehatan fisik pun mulai menurun. penampilan,
kekuatan dan kesehatan fisik dicapai pada periode permulaan dewasa awal
dan menurun pada akhir dewasa awal. dan puncak efisiensi fisik biasanya
dicapai pada usia pertengahan duapuluhan dan sesudah mana menjadi
penurunan lambat laun hingga awal usia 40-an.
b. Perubahan Kognitif
- Kekhasan tingkah laku kognitif, orang dewasa yang
matang perkembangan kognitifnya lebih sistematis dalam memecahkan masalah.
Orang dewasa awal mulai berpikir yang lebih liberal dan bijaksana dalam
mengambil keputusan tentang cara
pemecahan masalah, sehingga peningkatan toleransi terhadap hal –
hal yang tidak diinginkan.
- Penyesuaian pada peran seks pada masa dewasa dini
benar – benar sulit. anak laki – laki dan perempuan telah menyadari
pembagian peran seks yang direstui masyarakat, tetapi belum tentu mereka
mau menerimanya sepenuhnya. banyak gadis remaja ingin berperan sebagai
seorang ibu dan isteri yang baik kalau mereka dewasa nanti. tetapi setelah
dewasa mereka tidak mau menjadi isteri ataupun ibu sesuai pengertian
tradisional yaitu alasan mereka ingin menghindari peranan wanita
tradisional yang telah dijelaskan oleh Arnott dan Bengslon.
d. Penyesuaian perubahan minat
- Remaja umumnya mempertahankan minat – minat
mereka sewaktu beralih kemasa dewasa tetapi minat pada masa dewasa
kemudian akan berubah juga. ini disebabkan karena beberapa minat yang
dipertahankan dalam kehidupan dewasa tidak sesuai dengan peran sebagai orang
dewasa, sedangkan yang lain tidak lagi memberikan kepuasan seperti semula.
perubahan minat biasanya terjadi amay cepat pada masa remaja seperti
perubahan – perubahan fisik dan psikologis.